- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Knp
konsisten jadi sekedar keinginan? konsisten berjalan menurut kehendak
Tuhan itu jadi sekedar keinginan jasmani krn memang dia (manusia
jasmani) tidak akan bisa.
Tapi menurut manusia rohani konsisten bukan keinginan tapi kebutuhan dan kehidupan.
Menurut
manusia rohani sekali saja tidak berjalan menurut kehendak Allah maka
akan langsung jatuh pada lubang terdalam yang menjebak dan mematikan.
Mari
coba kita pikirkan, knp kita mengingini sesuatu? tentu krn kita belum
memiliki atau belum mampu. (contoh kita ingin makan tapi merasa tidak
bisa krn banyak kesibukan)
Mengapa
kita menganggap suatu hal itu kebutuhan? krn kita mampu untuk
menjalaninya maka kita berusaha lebih keras dan optimis. (Saat kita
butuh makan kita tahu pasti kita bisa sempatkan waktu untuk makan).
Satu hal yang kamu perlukanuntuk konsisten, yaitu pembimbing rohanimu, yang menjadi mata yang
selalu memperhatikanmu, mengarahkanmu saat kamu salah arah dan lengah.
Yang peduli pada hidupmu dan mau bertanggung jawab untuk pertumbuhan
rohanimu.
Maka bersyukurlah saat ada yang peduli yang mengingatkan dan memberimu nasehat saat kamu mulai salah arah.
Tapi lebih bersyukurlah saat ada orang yang mau menyerahkan hidupnya untuk bertanggung jawab atas pertumbuhanmu dalam Tuhan. Krn sekedar komentar dan memberi nasehat itu tanpa tanggung jawab juga bisa, tapi memberi kehidupan dan membimbing secara rohani butuh tanggung jawab dan kerelaan hati yang besar :).
Tapi perlu diingat pembimbing atau pemimpin rohani itu hanya alat untuk menyalurkan apa yang berasal dari Tuhan. Tujuan utama kita tetap bukan mengikuti pembimbing atau pemimpin rohani kita tapi Menjadi seperti yang Bapa inginkan (tujuan Tuhan), memiliki kepribadian seperti Kristus, dan berjalan dalam jalan kebenaran juga kehidupan yang lurus.
Twitter: @poberson
Besar kerinduan untuk berbagi banyak hal. :)
konsisten jadi sekedar keinginan? konsisten berjalan menurut kehendak
Tuhan itu jadi sekedar keinginan jasmani krn memang dia (manusia
jasmani) tidak akan bisa.
Tapi menurut manusia rohani konsisten bukan keinginan tapi kebutuhan dan kehidupan.
Menurut
manusia rohani sekali saja tidak berjalan menurut kehendak Allah maka
akan langsung jatuh pada lubang terdalam yang menjebak dan mematikan.
Mari
coba kita pikirkan, knp kita mengingini sesuatu? tentu krn kita belum
memiliki atau belum mampu. (contoh kita ingin makan tapi merasa tidak
bisa krn banyak kesibukan)
Mengapa
kita menganggap suatu hal itu kebutuhan? krn kita mampu untuk
menjalaninya maka kita berusaha lebih keras dan optimis. (Saat kita
butuh makan kita tahu pasti kita bisa sempatkan waktu untuk makan).
Satu hal yang kamu perlukanuntuk konsisten, yaitu pembimbing rohanimu, yang menjadi mata yang
selalu memperhatikanmu, mengarahkanmu saat kamu salah arah dan lengah.
Yang peduli pada hidupmu dan mau bertanggung jawab untuk pertumbuhan
rohanimu.
Maka bersyukurlah saat ada yang peduli yang mengingatkan dan memberimu nasehat saat kamu mulai salah arah.
Tapi lebih bersyukurlah saat ada orang yang mau menyerahkan hidupnya untuk bertanggung jawab atas pertumbuhanmu dalam Tuhan. Krn sekedar komentar dan memberi nasehat itu tanpa tanggung jawab juga bisa, tapi memberi kehidupan dan membimbing secara rohani butuh tanggung jawab dan kerelaan hati yang besar :).
Tapi perlu diingat pembimbing atau pemimpin rohani itu hanya alat untuk menyalurkan apa yang berasal dari Tuhan. Tujuan utama kita tetap bukan mengikuti pembimbing atau pemimpin rohani kita tapi Menjadi seperti yang Bapa inginkan (tujuan Tuhan), memiliki kepribadian seperti Kristus, dan berjalan dalam jalan kebenaran juga kehidupan yang lurus.
Twitter: @poberson
Besar kerinduan untuk berbagi banyak hal. :)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar